5 Jenis Penyakit Hepatitis yang Wajib Diwaspadai!

5 Jenis Penyakit Hepatitis yang Wajib Diwaspadai!

Jenis penyakit hepatitis – Hepatitis merupakan satu dari sekian banyaknya ancaman kesehatan utama di dunia.

Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) Kementrian Kesehatan RI, pada tahun 2014 diperkirakan 10 dari 100 orang Indonesia terinfeksi hepatitis B atau C.

Itu artinya, ada 28 juta penduduk Indonesia yang terinfeksi hepatitis B dan C dan empat belas juta di antaranya berpotensi untuk berkembang hingga menjadi hepatitis stadium kronis dan 14 juta kasus hepatitis kronis berisiko tinggi untuk berlanjut ke kanker hati.

Hal inilah yang menjadikan Indonesia menempati peringkatkedua se-ASEAN dengan jumlah kasus hepatitis B tertinggi.

5 Jenis Penyakit Hepatitis yang Wajib Diwaspadai!

Tak hanya hepatitis B dan C, berikut ini 5 jenis penyakit hepatitis yang wajib dikenali dan diwaspadai!

Harus Anda ketahui, jika ada lima jenis virus hepatitis yang perlu menjadi perhatian karena beban penyakit dan kematian yang dibawa kelima jenis virus tersebut berpotensi menyebabkan wabah dan epidemi.

Adapun kelima jenis penyakit hepatitis tersebut di antaranya meliputi:

  1. Virus hepatitis A (HAV)

Jenis virus hepatitis A bisanya ada pada tinja orang yang terinfeksi dan biasanya paling sering ditularkan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Dalam banyak kasus ringan, penderita bisa pulih dan kemudian kebal terhadap serangan penyakit ini.

Tetapi, infeksi virus hepatitis A yang parah bisa mengancam kehidupan. Untuk itu saat ini telah tersedia vaksin yang aman dan efektif untuk mencegah virus hepatitis A ini.

2. Virus hepatitis B (HBV)

Virus jenis ini biasanya ditularkan melalui kontak dengan darah yang terinfeksi melalui transfusi atau produk darah yang terkena virus, alat medis dan jarum suntik narkoba, serta tato yang terkontaminasi, air mani dan cairan tubuh lainnya.

Virus jenis hepatitis B ini juga dapat ditularkan dari ibu yang terinfeksi pada bayinya, saat proses bersalin dan dari anggota keluarga yang terinfeksi ke bayi atau anak usia dini.

Namun tidak perlu khawatir, sebagai pencegahannya saat ini telah tersedia vaksin untuk mencegah hepatitis B virus.

3. Virus hepatitis C (HCV)

Sedangkan virus hepatitis C ditularkan melalui paparan darah. Ini bisa terjadi melalui transfusi darah dan produk darah yang terkontaminasi, jarum serta suntikan yang terkontaminasi.

Selain itu, transmisi seksual juga bisa menyebarkan virus hepatitis C meskipun jarang terjadi. Namun sayangnya, vaksin untuk mencegah hepatitis C sampai saat ini belum tersedia. Pengadaan vaksin masih dalam tahap penelitian.

4. Virus hepatitis D (HDV)

Infeksi virus hepatitis D biasanya hanya terjadi pada mereka yang terinfeksi virus hepatitis B. Infeksi ganda antara hepatitis B dan D ini dapat mengakibatkan penyakit yang lebih serius.

Tetapi dengan penggunaan vaksin hepatitis B dapat memberikan perlindungan tubuh terhadap serangan virus hepatitis D.

5. Virus hepatitis E (HEV)

Sebagian besar virus hepatitis E ditularkan melalui konsumsi air atau makanan yang terkontaminasi. Virus hepatitis E merupakan penyebab umum dari wabah hepatitis yang terjadi di negara-negara berkembang.

Tetapi, vaksin aman dan efektif untuk mencegah infeksi ini telah dikembangkan namun masih belum banyak tersedia.

Apakah kelima jenis penyakit hepatitis ini bisa diobati?

Jika penyakit masih tergolong ringan, tidak ada yang tidak mungkin untuk bisa diobati. Meski penyembuhannya memerlukan waktu yang cukup lama, tetapi kondisi tersebut biasanya akan pulih.

Tetapi terkadang, meski sudah diobati virus akan tetap ada dalam tubuh. Hanya saja tidak aktif. Virus ini bisa aktif lagi jika sistem imun Anda rendah atau pada kasus khusus tertentu seperti penggunaan obat jenis imuno supresif, lansia atau pengidap HIV.

Terlebih penyakit hepatitis ini bisa menjangkiti siapa saja, termasuk anak-anak. Tetapi ada beberapa prilaku tertentu yang dapat meningkatkan risiko Anda terhadap serangan virus hepatitis. Beberapa di antaranya karena:

  • Melakukan hubungan seks tanpa kondom (baik anak atau oral)
  • Penggunaan obat-obatan yang merusak hati
  • Berbagi jarum dengan orang lain
  • Penggunaan sumber air dan makanan yang terkontaminasi
  • Melakukan prosedur medis seperti transfusi darah, terapi penekan sistem kekebalan tubuh, dan kemoterapi
  • Penularan dari ibu ke anak

Demikianlah sedikit informasi seputar jenis-jenis penyakit hepatitis yang wajib diketahui dan diwaspadai Anda.

Semoga dengan adanya informasi ini, walau sedikit bisa bermanfaat dan membuat Anda dan keluarga lebih waspada dan selalu menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan sekitar karena penyakit bisa datang dan ada di mana-mana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *